Tingkatkan Partisipasi KPU Lutra Menggelar Pendidikan Pemilih Melalui Program DP3 di Dusun Kadundung

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar pendidikan pemilih melalui program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3). Kegiatan ini berlangsung di Dusun Kadundung Desa Pengkendekan, Kamis, 11/8/2022.

Ketua KPU Syamsul Bachri saat membuka acara mengatakan bahwa program DP3 adalah salah satu bentuk ikhtiar KPU dalam melakukan pendidikan pemilih melalui pendekatan berbagai segmen pemilih.

"Kenapa Dusun Kadundung Desa pengkendekan kami pilih menjadi lokus untuk melakukan kegiatan program DP3, karena desa ini masuk salah satu daerah rawan bencana" jelas Syamsul.

Untuk itu ia berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik serta penuh hikmah, sehingga apa yang telah disampaikan menjadi modal kita bersama untuk menyampaikan kepada orang yang ada dilingkungan kita.

Diakhir sambutannya Syamsul mengajak kepada seluruh peserta agar dapat berperan aktif dalam kegiatan, sehingga keterlibatan kita dalam kegiatan menghasilkan ide atau gagasan yang dapat membangun infrastruktur informasi tentang pemilu dan pemilihan.

Senada dengan itu Komisioner KPU divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Rahmat dalam materinya mengajak kepada peserta agar ikut berpartisipasi aktif dalam mengawal proses tahapan pemilu.

"Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR, DPD dan DPRD untuk itu mari kita gunakan hak kita memilih, karena tahapan pemilu sudah dimulai pada tanggal 14/6/2022

Rahmat juga mengajak kepada seluruh peserta agar ikut berpartisipasi aktif untuk memastikan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih.

Lanjut Rahmat Dalam penyampaiannya merinci bahwa ada beberapa faktor yang sering membuat pemilu menjadi tidak berkualitas adalah banyak informasi berita hoax, kampanye sara, money politik dan berbagai faktor lainnya.

"Jadi saya himbau kepada Bapak/Ibu untuk tidak mudah mempercayai informasi yang kejelasannya belum pasti serta jangan mudah terpancing dengan berita hoax" ajak Rahmat. (Ramadhan Iqbal)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 32 Kali.