127

KPU Lutra Monitoring Dan Supervisi Pendaftaran Penerimaan Pantarli Pada Pemilu Tahun 2024.

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan monitoring dan supervisi pendaftaran penerimaan Pantarli pada pemilu tahun 2024. Kegiatan Selasa, (31/1/23) Ketua KPU Luwu Utara Syamsul Bachri mengatakan bahwa semua Komisioner didampingi jajaran sekretariat membagi diri untuk memastikan rekrutmen Pantarli berjalan dengan baik sesuai dengan tahapan. "Seleksi penerimaan Pantarlih dilakukan secara terbuka dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas, dan kemandirian calon Pantarlih. Karena setiap TPS dibutuhkan petugas pantarlih sebanyak 1 orang." Jelas Syamsul. Lanjut Syamsul selain itu, proses rekrutmen Pantarli ini dibuka secara luas disetiap sekretariat PPS ditingkat desa dan kelurahan dimulai tanggal 26 -31Januari 2023. Selanjutnya PPS melakukan penelitian administrasi calon Pantarlih sesuai jadwal 27 Januari sampai 2 februari 2023 dan pengumuman hasil seleksi calon Pantarlih 3-5 februari 2023 penetapan nama hasil seleksi Pantarlih 3 februari dan pelantikan 6 februari 2023 masa kerjanya selama dua bulan dimulai 12 februari s.d 14 Maret 2023. Adapun jumlah calon Pantarli yang mendaftar 1.202 orang tersebar di 173 desa/kelurahan sementara dan selanjutnya PPS akan melakukan seleksi administrasi. Pantarli yang terpilih akan bertugas membantu PPS dalam melakukan pemuktahiran data pemilih dengan melakukan coklit berbasis TPS dengan masa kerjanya selama dua bulan depan. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
66

KPU Lutra Klarifikasi Secara Langsung Tanggapan Masyarakat Terhadap Keabsahan Dokumen Persyaratan Bakal Calon DPD

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan klarifikasi secara langsung tanggapan masyarakat terhadap keabsahan dokumen persyaratan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam pemilu serentak tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Malangke Barat (MalBar)Sabtu (30/1/23) Anggota KPU divisi Teknis Penyelenggaraan Hayu Vandy mengatakan bahwa ada 14 (Empat Belas) tanggapan masyarakat yang masuk melalui help desk KPU Luwu Utara yang telah kami proses dan ada 8 tanggapan yang masuk dari Malbar Seperti pada hari ini kami dari tim teknis membagi diri untuk melakukan verifikasi vaktual secara langsung untuk memastikan tanggapan dengan melakukan klarifikasi secara langsung kepada masyarakat yang bersangkutan. "Alhamdulillah dalam kegiatan ini kami langsung menemui dan membuatkan berita acara klarifikasi yang disaksikan oleh anggota Bawaslu Luwu Utara "Jelas Hayu Vandy. Dari hasil klarifikasi tersebut, akan kami sampaikan kepada KPU provinsi Sulawesi Selatan dan selanjutnya akan dihapus disilon. Adapun sejumlah tempat yang kegiatan klarifikasi tersebut adalah kecamatan Malangke Barat, Masamba, Sabbang dengan jumlah 14 orang masyarakat. Untuk diketahui bahwa kabupaten Luwu Utara ada 27 (dua puluh tujuh) calon yang telah menyampaikan dukungannya dan sudah memasuki verifikasi perbaikan tahap awal.(Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
124

Monitoring Dan Evaluasi Dalam Pelaksanaan Tahapan Pemilu KPU Sul-sel Berkunjung Ke Lutra

kab-luwuutara.kpu.go.id - Dalam rangka menyukseskan tahapan pemilu serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sel-sel) melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Jum'at, 27/1/2023. Komisioner KPU Sulsel divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Asram Jaya mengatakan bahwa kedatangannya di Lutra untuk melakukan monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan tahapan pemilu dan proses verifikasi administrasi perbaikan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang sudah memasuki tahapan perbaikan tahap pertama berjalan dengan baik, serta konsolidasi penguatan kelembagaan. Pada kunjungan tersebut Asram juga mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU Lutra agar selalu menjaga integritas sebagai penyelenggara pemilu. Menurutnya penggunaan kewenangan harus dilakukan secara optimal untuk memberikan pelayanan terbaik dalam proses penyelenggaraan Pemilu. "KPU ini adalah lembaga yang didesain untuk menyelesaikan masalah konflik yang dilembagakan perbedaan pendapat adalah hal biasa sehingga perlu selalu melakukan koordinasi" Kata Asram koordinator KPU wilayah Luwu Raya. Selain itu sebut Asram sebagai penyelenggara perlunya membuat temeline perencanaan kegiatan yang terukur karena ditahun ini banyak kegiatan yang beririsan. Ia juga mengingatkan agar kekompakan antara Komisioner dan jajaran sekretariat harus saling mendukung dan menciptakan budaya kerja yang baik bekerja berdasarkan kewenangan lakukan evaluasi kegiatan setiap satu minggu melalui rapat pleno rutin. Ditempat yang sama Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri melaporkan sejumlah tahapan yang telah dilakukan seperti proses penerimaan panitia badan ad Hoc PPK, PPS dan proses rekrutmen Pantarli ditingkat desa dan kelurahan serta sejumlah kegiatan yang telah direncanakan. Dalam pertemuan tersebut Syamsul juga melaporkan dari 34 bakal calon Anggota DPD Sulsel ada 27 calon yang mempunyai jumlah dukungan di kabupaten Luwu Utara proses verifikasi administrasi sudah dilakukan dan juga sudah membangun koordinasi dengan pihak Bawaslu. Syamsul juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kunjungan kerja, tentunya akan semakin menambah semangat atas arahan dan dukungan yang telah diberikan Hadir dalam pertemuan tersebut hadir Anggota KPU divisi Perencanaan Data dan Informasi Supriadi, divisi Hukum dan Pengawasan Syabil, divisi Parmas dan SDM Rahmat, Sekretaris Fitria, para Kasubag dan Admin Operator Silon DPD wilayah KPU Sulsel, Admin Operator KPU Lutra dan Admistrator Silon/Verifikator. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
65

Menjelang Tahapan Pemuktahiran Data Pemilih, KPU Lutra Menggelar Bimtek Sidalih

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) sistem informasi data pemilih (Sidalih). Kegiatan ini berlangsung diula demokrasi, Rabu, 25/1/2023. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Syamsul Bachri didampingi oleh anggota KPU divisi Perencanaan Data dan Informasi Supriadi, divisi Hukum dan Pengawasan Syabil, Kasubag Perencanaan Data dan Informasi Ivel Ashari, Operator dan Staf. Ketua KPU Syamsul Bachri mengatkan bahwa kegiatan ini adalah untuk mengenalkan aplikasi Sidalih dan sekaligus membuat akun masing-masing setiap kecamatan. "Hari ini kami melakukan bimtek penyusunan daftar pemilih melalui aplikasi Sidalih yang menjadi bahan dalam proses pemuktahiran data pemilih disetiap kecamatan'' Terang Syamsul. Lanjut Syamsul mengungkapkan bahwa sesuai dengan tahapan penyusunan daftar pemilih (Model-A) dimulai 14 Januari sampai 12 Februari 2023. "Jadi hasil penyusunan daftar pemilih ini akan menjadi dasar Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) dalam proses coklit disetiap TPS dengan jumlah pemilih 300 setiap TPS." Jelas Syamsul. Syamsul Berharap kepada PPK agar serius dalam mengikuti bimtek karena sebagai modal dalam melakukan proses penyusunan dan pemuktahiran data pemilih yang tahapannya akan dimulai pada 12 Februari-14 Maret 2023. Ditempat yang Komisioner KPU Supriadi mengatakan bahwa berdasarkan peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor 7 tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Sistem Informasi Data Pemilih kami mengundang Ketua dan anggota PPK yang membidangi data pemilih untuk penyusunan dan merapikan daftar pemilih dan pemetaan pemilih perTPS pada pemilu serentak tahun 2024. Dalam kegiatan inisebut Supriadi PPK akan menyusun daftar pemilih dengan berdasarkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum nomor 27 tahun 2023 tentang pedoman teknis penyusunan daftar pemilih pada penyelenggaraan pemilu tahun 2024 dan sesuai dengan jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dan singkronisasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan September tahun 2022 berjumlah 242.318. Dari hasil singkronisasi DPB dan DP4 tersebut pemilih masih berpotensi bertambah dan berkurang dan kami telah melakukan pemetaan dengan jumlah 1.016 TPS dengan jumlah pemilih 300 perTPS tertersebar di 173 desa/kelurahan 15 kecamatan. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
39

KPU Lutra Lantik Serentak Terpisah 519 Anggota PPS Untuk Pemilu Tahun 2024 Langsung Bekerja

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/ janji panitia pemungutan suara (PPS) se Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor KPU Selasa, 24/1/2023. Pelaksanaan pelantikan dilakukan oleh Ketua KPU Syamsul Bachri didampingi para Komisioner KPU divisi Perencanaan Data dan Informasi Supriadi, divisi Hukum dan Pengawasan Syabil dimulai pada pukul 10.00 WITA berlangsung penuh khidmat dan dilanjutkan dengan apel siaga sukseskan pemilu Hadir dalam kegiatan Sekretaris Daerah (sekda) Armiadi, Kapolres yang diwakili oleh Kabag Ren AKP H. Jufri. T, Ketua Pengadilan Negeri yang diwakili Hakim Muda Arlingga Wardana, Kepala Kejasaan Negeri yang diwakili oleh Ka. subsi Penyidikan Sidum A.M Siryan, Danyon Brimob Baebunta Kompol Muhammad Agus, Kadis Infokom Arif Pallo, Kadis Perhubungan Hakim Bukara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II.b Masamba yang diwakili Kepala Pelayanan Muharram, Komisioner Bawaslu Muhajirin, satpol PP yang diwakili Kabid Penegakan Perda Sulfiadi ketua dan anggota PPK se Kabupaten Luwu Utara. Ketua KPU Syamsul Bachri mengatakan bahwa pelantikan PPS adalah tahapan akhir dalam proses seleksi calon PPS yang telah dinyatakan lulus test seleksi wawancara. "Alhamdulillah hari ini kami melakukan pelantikan PPS yang akan bertugas dalam menjalankan tahapan pemilu tahun 2024 ditingkat desa dan kelurahan"jelas Syamsul. Lanjut Syamsul mengungkapkan bahwa adapun jumlah PPS yang mendaftar melalui aplikasi Siakba kurang lebih sekitar 1.600 orang dan setelah melalui proses seleksi telah kami tetapkan 519 (lima ratus sembilan belas)orang dilantik tersebar di 173 desa kelurahan 15 kecamatan. Dalam proses pelantikan pengambilan sumpah dan janji PPS, khusus untuk Seko dan Rampi dilakukan dimasing-masing kecamatannya dan dilakukan oleh dua Anggota KPU yakni Rahmat di Kecamatan Rampi, Hayu Vandy di Seko. Dalam arahannya Syamsul berpesan agar menjaga amanah dan marwah lembaga sebagai penyelenggara pemilu karena pemilu dan pemilihan tahun 2024 merupakan agenda nasional dibutuhkan sinergisitas seluruh penyelenggara untuk pemilu berintegritas baik itu proses maupun hasilnya. "Penyelenggara pemilu itu pilihan harus bersikap mandiri, jujur adil, profesional, integritas, menjaga kekompakan dan tidak boleh menerima gratifikasi bekerja tidak dibawa tekanan" terang Syamsul. Sebagai penyelenggara pemilu di tingkat desa dan kelurahan anda sangat mulia karena akan menentukan para calon yang akan terpilih melalui proses pemilu yang telah ditetapkan, sehingga hari ini kami juga langsung memberikan bimbingan teknis (bimtek) tentang tugas dan fungsi. Ditempat yang sama Sekda Armiadi mengucapkan selamat atas pelantikan sebagai PPS, yang akan bertugas sebagai penyelengara pemilu ditingkat desa dan kelurahan. Kesuksesan pemilu ada ditangan kita semua, sehingga kami sebagai pemerintah mengharapkan aga bekerja secara baik, dan sesuai dengan regulasi. Apa yang menjadi kewajiban sebagai pemerintah akan difasilitasi demi kelancaran dan sukses pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2024 mendatang karena kesuksesan pemilu adalah mutlak. "Silahkan bangun koordinasi, sinergi secara baik kepada pemerintah desa dan kelurahan serta stakeholder karena menjadi satu dukungan dalam kesuksesan pemilu"Jelas Armiadi. Badan Ad Hoc sebut Armiadi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tahapan pemilu, sehingga pemahaman dan kapasitas penyelenggara pemilu perlu terus ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan maksimal ketika masa tahapan Ia juga mengajak kepada PPS melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan pemilu yang berkaitan dengan tugas dan wewenang PPS kepada masyarakat (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
34

KPU Lutra Seleksi Wawancara Guna Jaring 1.469 PPS Untuk Pemilu Tahun 2024

kab-luwuutara.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar seleksi wawancara tahapan terakhir pembentukan anggota badan adhoc di tingkat desa dan kelurahan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024. Kegiatan berlangsung dikantor KPU 15/1/2023. Ketua KPU Syamsul Bachri mengatakan sesuai dengan tahapan kegiatan seleksi dilaksanakan selama tiga hari dimulai pada tanggal 15-17 Januari 2023 dan khusus untuk untuk daerah kecamatan pegunungan seko, rampi dan rongkong masing-masing didilakukan dikecamatannya. "Alhamdulillah hari ini kami kembali melakukan tahapan akhir seleksi tes wawancara bagi calon PPS yang akan menjadi penyelenggara ditingkat desa/kelurahan untuk pemilu tahun 2024" jelas Syamsul . Adapun jumlah calon PPS yang ikut dalam proses seleksi wawancara yang telah dinyatakan lulus seleksi tes tertulis adalah 1.469 peserta dengan rincian laki-laki 576 perempuan 893 tersebar di 173 desa dan kelurahan 15 kecamatan Dalam seleksi wawancara kami mengukur dan menguji kepemiluan, pengetahuan wilayah, integritas, profesional, loyalitas, visi pengalaman kepemiluan, organisasi dan pengalaman pekerjaan dan materi lainnya yang memang masih erat kaitannya dengan tugas yang akan mereka jalani ketika mereka dinyatakan lulus menjadi anggota PPS. Seleksi wawancara ribuan peserta ini dilakukan langsung oleh Ketua dan anggota KPU para Kasubag, Staf dan di dampingi para Ketua dan anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan diawasi langsung oleh Bawaslu. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi wawancara nantinya akan diambil atau lulus sebanyak tiga orang dari setiap desa dan kelurahan nantinya, ada satu ketua dan dua anggota yang akan menyukseskan pemilu 2024 di kabupaten Luwu Utara. Ditempat yang sama anggota KPU divisi Parmas dan SDM Rahmat mengatakan bahwa untuk peserta yang telah mengikuti seleksi tes wawancara, tahapan selajutnya tinggal menunggu hasil pengumuman yang akan dijadwalkan 18 - 20 Januari 2023 mendatang. Sesuai dengan tahapan PPS akan dilantik pada tanggal 24 Januari 2023 mendatang dan langsung kita berikan bimtek tentang tugas dan wewenangnya karena mereka akan langsung bekerja secara ondetrak pemetaan TPS, rekrutmen PPDP, dan pemutahiran data pemilih. Ia berharap kepada PPS yang terpilih setelah dilantik bisa melaksanakan tugas sebagai penyelenggara untuk menyukseskan tahapan pemilu ditingkat desa/kelurahan karena mereka adalah tombak penyelenggara pemilu yang langsung berhadapan dengan kegiatan. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya