36

Disdukcapil Lutra Berkomitmen Sukseskan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024

Masamba, kab-luwuutara.kpu.go.id – KPU Luwu Utara lakukan audiensi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Luwu Utara, pada Selasa tanggal 07 Juni 2022 di Kantor Dinas Dukcapil Luwu Utara. KPU Luwu Utara dalam hal ini diwakili oleh Anggota KPU Luwu Utara Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Supriadi, Sekretaris KPU Luwu Utara, Fitria, dan Tim Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi, diterima oleh Plt.Kepala Dinas Dukcapil Luwu Utara, Nakicah, beserta jajarannya. Audiensi ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antara KPU dan Disdukcapil Luwu Utara dalam hal kebutuhan data penduduk untuk berbagai keperluan Pemilu dan Pemilihan seperti memproyeksi kebutuhan dan penyesuaian dapil, memproyeksi jumlah kursi, serta proyeksi jumlah pemilih untuk pemetaan TPS. Supriadi, Anggota KPU Luwu Utara Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, menyampaikan pentingnya terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan Dinas Dukcapil sebagai stakeholder kunci yang menangani data penduduk, terutama dalam menyongsong Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Supriadi memandang hal-hal baik yang telah terjalin dalam penyelenggaraan Pemilihan sebelumnya perlu diadopsi dan terus dikembangkan. Tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 yang mencapai 80,50% merupakan cerminan dari kualitas data pemilih yang sudah baik dan distribusi pemilih ke masing-masing TPS yang sudah memadai dan memudahkan pemilih. Capaian ini tentunya merupakan wujud kerjasama yang baik dengan berbagai pihak termasuk dengan Dinas Dukcapil. Melalui kesempatan tersebut, Plt.Kepala Dinas Dukcapil Luwu Utara, Nakicah, menyampaikan komitmen untuk terus bersinergi dengan KPU Luwu Utara demi suksesnya Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, melalui sinkronisasi data secara intensif. “Kami berkomitmen untuk terus berjalan beriringan dengan KPU. Tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendukung KPU”, tegas Nakicah. Dalam mengelola dokumen kependudukan, Nakicah mengeluhkan kurangnya proaktif dari pemerintah di beberapa desa/kelurahan dalam memperhatikan dokumen kependudukan warganya. Kendala lainnya yaitu kurangnya kesadaran warga. Sebagai contoh, adanya kasus beberapa warga terdampak bencana yang mendapat bantuan hunian tetap (huntap) dari pemerintah namun belum mengurus kepindahan dokumen kependudukannya dari wilayah asal ke wilayah sesuai alamat huntap yang mereka terima. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi KPU untuk pendataan dan pengalokasian pemilih-pemilih tersebut kedalam TPS. Tindak lanjut dari kegiatan ini, KPU dan Dinas Dukcapil berinisiatif untuk semakin mengintensifkan forum bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan demi mewujudkan data pemilih Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang semakin berkualitas. (Datin KPU Lutra)


Selengkapnya
29

Tingkatkan kapasitas dan kompetensi tata Kelola Pemilu, PNS Sekretariat KPU Lutra Mengikuti Pre-Test

Masamba - Dalam rangka peningkatan kapasitas tata kelola pemilu bagi pegawai negeri sipil (PNS) disekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan persiapan Pre-Test. Kegiatan ini berlangsung diaula demokrasi melalui media vertual zoom meeting Rabu, 1/6/2022. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh PNS dilingkungan sekretariat KPU Kabupaten Luwu Utara yakni Sekretaris, Kasubag dan Staf Pelaksana. Sekretaris KPU Fitria mengatakan bahwa berdasarkan surat dinas KPU Republik Indonesia nomor 1164/PLB.02.-SD/13/2022 tanggal 31Mei 2022 perihal Pelaksanaan Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Pemilu Bagi PNS maka hari ini kami mengikuti kegiatan dimaksud. Adapun maksud kegiatan ini sebut Fitria, adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dasar PNS dalam tata kelola pemilu, seperti aspek pengetahuan, keterampilan, sikap atau etos kerja. "Jadi selain peningkatan kapasitas tata kelola pemilu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengkosolidasikan organisasi yang bersifat hierarkhis dalam satu kesatuan manajemen kepegawaian dalam rangka persiapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024" Jelas Fitria. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, semua PNS dilingkungan sekretariat KPU Luwu Utara mengikuti dengan baik, sebagai modal dalam menghadapi tahapan demi suksesnya pemilu dan pemilihan kedepannya. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
35

Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Bulan Mei Kabupaten Luwu Utara Alami Kenaikan Pemilih

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) kembali menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode bulan Mei tahun 2022. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang media center KPU Lutra, Selasa 31/5/2022 Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Syamsul Bachri, dihadiri seluruh Anggota KPU Luwu Utara, Sekretaris, Kasubag Program Data dan Informasi Ivel Ashari dan Personil Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi KPU Luwu Utara. Mengawali rapat pleno, Ketua KPU Luwu Utara, Syamsul Bachri, menyampaikan adanya kenaikan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Periode Mei 2022 dibandingkan dengan periode sebelumnya, sebagai hasil dari koordinasi intensif dengan Disdukcapil Luwu Utara terkait data penduduk yang telah melakukan perekaman KTP-elektronik, juga dengan Kemenag Luwu Utara terkait data siswa potensi pemilih. "Jadi hasil pemuktahiran DPB untuk bulan Mei sebanyak 214.967 pemilih, dituangkan dalam Berita Acara pleno nomor 66/PL.02.1-BA/7322/2022 data tersebut atas partisipasi masyarakat memberikan masukan dan tanggapan yang kami terima dalam kurun waktu Mei 2022 Lanjut kata Syamsul dalam proses pemutakhiran DPB kami juga telah mencoret sejumlah pemilih karena sudah tidak memenuhi syarat, seperti meninggal, pindah domisili sebanyak 23 pemilih, sementara jumlah Pemilih Baru yang ditambahkan sebanyak 73 pemilih. Senada dengan itu ditempat yang sama Komisioner KPU Supriadi mengatakan bahwa Terdapat tiga aspek yang menjadi fokus dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, yaitu penambahan pemilih yang sudah memenuhi syarat namun belum terdaftar, pengurangan pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS), serta ubah data atau perbaikan elemen data pemilih yang keliru Supriadi juga menenkankan pentingnya terus menjaga dan memelihara kualitas Daftar Pemilih Berkelanjutan, karena akan dijadikan basis data untuk Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 disinkronisasi dengan DP4 dari Kemendagri. "Jadi partisipasi masyarakat Luwu Utara terus diharapkan untuk memberikan tanggapan dan masukan terhadap data pemilih. Saat ini, masyarakat semakin dimudahkan untuk memperjuangkan hak konstitusinya dengan menggunakan Aplikasi Lindungi Hakmu yang dapat diunduh melalui Play Store pada ponsel pintar, atau melalui web lindungihakmu.kpu.go.id. Masyarakat juga dapat berkunjung ke Kantor KPU Kabupaten Luwu Utara, Jl.Simpurusiang Masamba untuk mengecek serta memberikan masukan dan tanggapan terhadap data pemilih" Harap Komisioner KPU yang akrab disapa Uppi (Ramadhan Iqbal & Datin KPU Lutra)


Selengkapnya
29

Menjelang Tahapan, KPU Lutra Persiapkan Mental, Fisik dan SDM Guna Tingkatkan Kualitas Hasil Pemilu Serentak Tahun 2024

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) seperti biasa kembali menggelar apel rutin setiap hari Senin. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor KPU Lutra Senin, 30/5/2022. Hadir dalam kegiatan Ketua KPU Syamsul Bahri, Komisioner KPU Syabil selaku divisi Hukum dan Pengawasan, sekretaris KPU Fitria, para Kasubag dan Staf berlangsung dengan khidmat. Dalam pelaksanaan apel pagi ini yang bertindak sebagai pembina Anggota KPU divisi Perencanaan Data dan Informasi Supriadi, pemimpin apel Heri Hidayat Staf Pelaksana Subbagian Hukum. Dalam amanatnya Supriadi menyampaikan kepada seluruh jajaran agar mempersiapkan diri dan mental menjelang pelaksanaan tahapan pemilu serentak tahun 2024 yang akan dimulai pada tanggal 14 Juni 20222 . "Mari kita persiapkan diri kita semua berdasarkan tugas dan fungsi serta mental agar ketika tahapan sudah berjalan kita dapat berkerja secara tim dengan baik" terang Supriadi. Lanjut kata dia pada pelaksanaan pemilu tahun 2024 ini ada dua agenda yang kita akan persiapkan secara matang baik itu anggaran dan teknis dalam kegiatan yakni pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 yang tahapan akan beririsan sehingga perlu persiapan perencanaan yang maksimal. "Jadi dua amanah yang diberikan tanggung jawab oleh negara kepada kita ini harus kita lakukan dengan baik, belajar dari dipemilu tahun 2019 Luwu Utara tidak ada PSU (pemungutan suara ulang), sehingga capaian kinerja tersebut harus tingkatkan, tetapi kalau tidak bisa minimal dipertahankan" harap Supriadi. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
33

KPU Lutra Mengikuti Rakor Peningkatan Partisipasi Pemilih dan Stategi Kerja yang di Gelar KPU Sulsel

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mengikuti rapat koordinasi dengan KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Kegiatan ini berlangsung diaula media center melalui media vertual (zoom meeting) Jum'at 20/5/2022. Hadir dalam kegiatan Komisioner KPU Lutra Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM Rahmat, Kasubag Teknik Asjaya, dan Staf yang dimulai pada pukul 08.30 WITA. Komisioner KPU Rahmat mengatakan bahwa kegiatan ini adalah rapat koordinasi dalam rangka menyusun rencana kerja dan anggaran serta pembentukan fasilitator rumah pintar pemilu (RPP) dalam rangka peningkatan partisipasi dan pendidikan pemilih menjelang pelaksanaan tahapan pemilu serentak tahun 2024 mendatang. Dalam kegiatan tersebut sambung Rahmat, KPU Sulsel melakukan investasi rencana kerja dalam melakukan sosialisasi, pemanfaatan RPP, Pusat Pelayanan Informasi (PPID) dan persiapan anggaran masing-masing KPU Kabupaten/Kota. Lanjut Kata Rahmat dalam rakor tersebut KPU Sulsel mendorong agar KPU Kabupaten/kota melakukan pendidikan pemilih, seperti diatur dalam Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2018, pendidikan pemilih dimaknai sebagai proses penyampaian informasi kepada pemilih untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran pemilih tentang Pemilu. Untuk sosialisasi pendidikan pemilih yang akan direncanakan KPU Lutra sebut Rahmat, pihak akan merencanakan sejumlah rencana aksi program kerja seperti program pendidikan pemilu dan pemilihan (DP3), sosialisasi tahapan pemilu serentak tahun 2024 yang akan dilakukan di sejumlah basis pemilih dan stakeholder ditahun 2022. "Jadi rakor ini adalah upaya KPU Sul-sel untuk mendorong KPU Kabupaten/Kota dalam melakukan pendidikan pemilih yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan partisipasi pemilih baik dari sisi kuantitas maupun kualitas tentu membutuhkan upaya yang ekstra keras dari segenap jajaran didukung oleh pihak terkait dan masyarakat. Hal pertama yang harus kami lakukan dalam pelaksanaan pendidikan pemilih dan sesuai arahan KPU Sulsel adalah agar menentukan skala pritoritas agar efektif dan efisien berbasiskan anggaran yang ada" tutur Rahmat. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
40

Persiapkan Tahapan Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024 KPU Lutra Banyak Belajar di Pemilu 2019

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar rapat pleno mingguan. Kegiatan ini berlangsung di ruang media center Selasa, 17/5/2022. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Syamsul Bahri, Komisioner KPU Supriadi, Rahmat, Syabil, sekretaris KPU Lutra Fitria para Kasubag dan Staf. Ketua KPU Syamsul Bahri mengatakan, dalam rapat pleno yang dilaksanakan secara rutin setiap hari senin usai apel pagi semangatnya adalah untuk melakukan evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan dalam satu pekan, dan Selanjutnya membuat rencana aksi kegiatan untuk satu pekan kedepannya dan  masing-masing divisi juga menyampaikan progres kegiatan dan report masing-masing dengan adanya pleno rutin ini, kepemimpinan kolektif kolegial dalam lembaga KPU Luwu Utara dapat berjalan dengan maksimal. Adapun rencana aksi kegiatan yang akan direncanakan adalah kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih melalui program desa peduli pemilu dan pemilihan (DP3), penguatan pelayanan informasi publik (PPID), Pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) dan penerapan reformasi birokrasi dilingkungan sekretariat KPU Luwu Utara. Selain itu sambung Syamsul dalam rapat pleno mingguan ini, juga dibicarakan rencana strategis dan melakukan evaluasi kegiatan tahapan pada pemilu serentak tahun 2019 untuk menjadi pengalaman agar penyelenggaraan pemilu serentak 2024 bertujuan agar lebih efisien, baik dari sisi waktu juga anggaran dana. "Jadi kita sudah banyak pelajaran pada pemilu serentak tahun 2019 sehingga perlu melakukan evaluasi untuk mempersiapkan rencana kegiatan dalam menghadapi tahapan pemilu serentak tahun 2024 yang dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 14 Juni 2022 " Jelas Syamsul. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya