52

KPU Lutra Menggelar Rakor Pengdekomentasian dan Pengarsipan Pengelolaan Logistik Pemilu dan Pemilihan

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar rapat koordinasi pengdekomentasian dan pengarsipan pengelolaan logistik pemilu dan pemilihan. Kegiatan ini berlangsung diaula demokrasi Kamis, 18 November 2021.Hadir dalam kegiatan tersebut Asten III Pemda Luwu Utara Eka Rusli, Polres, Kabag Organisasi, Dinas Kearsipan, Ketua dan Anggota Bawaslu. Rapat di buka oleh Ketua KPU Syamsul Bachri mengatkan bahwa kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada stakeholder tentang jenis arsip di lingkup KPU sebagi bentuk keterbukaan kepada publik, serta meminta masukan dan petunjuk kepada semua pihak terutama dari dinas kearsipan tentang perlakuan dan tatakelolah arsip khususnya logistik. "Jadi rakor ini adalah untuk memberikan informasi tentang jenis-jenis arsip di KPU karena arsip mempunyai peranan sebagai pusat dan sumber informasi serta alat pengawasan yang sangat diperlukan oleh sebuah organisasi dalam rangka melaksanakan berbagai kegiatan perencanaan, penganalisisan data, pengembangan''. jelas Syamsul.  Lanjut kata Syamsul pengarsipan adalah sebuah proses dan cara dimana informasi dalam bentuk dokumen disimpan dengan aman dalam jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh hukum. Dokumen dapat diarsipkan dalam berbagai format dan di berbagai perangkat karena salah satu sumber informasi yang wajib dimiliki oleh sebuah kantor atau lembaga adalah arsip atau pengarsipan dokumen. Untuk KPU sebagai lembaga publik sebut Syamsul tentu banyak mempunyai arsip dan saat ini sudah melakukan pengarsipan secara digitalisasi, karena pengarsipan merupakan sesuatu kegiatan yang penting selama suatu organisasi masih menjalankan kegiatan opersionalnya, baik kegiatan rutin maupun pengembangan. Arsip mempunyai fungsi dan peranan penting dalam proses penyajian informasi bagi pimpinan organisasi untuk membuat keputusan dan merumuskan sebuah kebijakan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut  Anggota KPU Supriadi selaku divisi perencanaan data dan informasi, Rahmat divisi parmas dan SDM, Syabil divisi hukum dan pengawasan, Hayu Vandy divisi teknis penyelengaraan, Sekretaris KPU Fitria, para Kasubag dan Staf  (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
48

KPU Lutra Mengikuti Pelatihan Training OF Facilitator (TOF) Persiapan kegiatan DP3

Masmba - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-sel) menggelar pelatihan Training OF Facilitator (TOF) persiapan kegiatan pendidikan pemilih melalui program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung diaula demokrasi KPU Luwu Utara Sabtu, 6 November 2021. Ketua KPU Lutra Syamsul Bachri saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini adalah untuk melatih calon fasilitator untuk dipersiapkan pada kegiatan sosialisasi program DP3 dibeberapa lokus yang sudah ditetapkan. "Jadi kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang teknis pelatihan memahami peran penting seorang trainer yang diaktualisasikan pada kegiatan sosialisasi di program DP3 masing-masing Kabupaten/Kota di Luwu Raya" Kata Syamsul. Selain itu sebut Syamsul dalam kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas fasilitator di program kegiatan DP3, serta menghimbau kepada peserta agar aktif dalam berdiskusi dalam kegiatan TOT Diakhir sambutannya Syamsul mengucapkan terima kasih kepada KPU Sulsel yang memilih Lutra sebagai tuan rumah, tentu ini adalah merupakan kebanggaan bagi kami dan berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Ditempat yang sama Anggota KPU Sulsel Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Dan Partisipasi Masyarakat Misna M.Attas mengatakan bahwa dalam rangka untuk mempersiapkan kegiatan program DP3, KPU Sulsel melakukan kegiatan TOT untuk memberikan pelatihan kepada tiga calon fasilitator dari perwakilan setiap KPU Kabupaten/Kota di Sulsel dan khusus untuk zona Luwu Raya yakni Luwu, Kota Palopo, Luwu Timur, Luwu Utara di lakukan di Masamba Lutra. "Jadi untuk kelancaran dan sukses kegiatan sosialisasi melalui program DP3 kami awali melakukan vpelatihan TOT kepada calon fasilitator yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten/Kota dengan membagi zona menghadirkan fasilitator yang akan menjadi narasumber" Tutur Misna. Selain itu sambung Misna, Kegiatan ini adalah untuk membangun persamaan persepsi dalam kegiatan sosialisasi pendidikan DP3 disetiap lokus yang tujuannya untuk menciptakan kader-kader untuk dilibatkan menjadi agen sosialisasi yang bisa memberikan pemahaman tentang demokrasi. Mantan Ketua KPU Kota Makassar juga berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi solusi dalam memberikan pendidikan politik kepada warga, sehingga tinggkat partisipasi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 mendatang bisa lebih baik. Lanjut dalam penyampaian melaui daring komunikasi virtual Misna mengharapkan kepada peserta perwakilan masing-masing KPU Kabupaten/Kota untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga dapat menjadi fasilitator yang handal.Ia juga meminta maaf karena tidak dapat hadir bersama untuk mengikuti kegiatan TOT yang dilaksanakan di Lutra. Turut hadir dalam kegiatan pembukaan Anggota KPU Sulsel Divisi Teknis Penyelenggara Asrama yang juga koordinator wilayah Luwu Raya, Muhammad Asri Plh. Kabag Hukum danTeknis Sekretariat KPU Sulsel, Muhammad Nawir Fasilitator yang menjadi Narasumber dalam kegiatan, Sekretaris KPU Lutra Fitria. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
65

KPU Lutra Menerima Kunjungan Siswa dan Siswi SMA Negeri 8 Lutra Ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Masamba Affair

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menerima kunjungan 12 siswa dan siswi SMA Negeri 8 Luwu Utara dirumah pintar pemilu (RPP) masamba affair selasa, 12 Oktober 2021. Kedatangan para pemilih pemula tersebut disambut hangat oleh Rahmat selaku divisi Parmas dan SDM, Syabil selaku divisi Hukum dan Pengawasan didampingi oleh Kasubag Teknis dan Hupmas Asjaya dan Staf. Dalam sambutannya saat menerima para siswa dan siswi tersebut Rahmat mengatakan sangat mengapresiasi kedatangannya di RPP masamba affair KPU Kabupaten Luwu Utara. "Jadi kami ucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya adik-adik ke RPP untuk melihat informasi dan belajar kepemiluan dan pemilihan" ujar Rahmat. Lanjut Rahmat menjelaskan tentang tujuan program dan jenis informasi yang ada di RPP, serta memberikan informasi tentang proses dalam tahap pemilu dan pemilihan serta memberikan penjelasan tentang program kegiatan pendidikan pemilih dan proses pemuktahiran data pemilih berkelanjutan (PDPB). Dalam kunjungan tersebut, Rahmat mengajak para siswa dan siswi melakukan tanya jawab diskusi tentang pemilu dan pemilihan, serta memberikan penjelasan tentang jenis informasi yang ada di RPP. Dalam diskusi tersebut salah satu pertanyaan dari para siswa dan siswi adalah perbedaan pemilu tahun 1955 dan pemilu tahun 2019, serta apa langkah KPU dalam melakukan evaluasi serta menginventarisir masalah yang terjadi pada penyelenggaraan pemilu tahun 2019 tenang banyak penyelenggara yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya. Rahmat mengajak seluruh masyarakat, para pelajar untuk datang ke RPP masamba affair melihat, belajar dan mendapatkan edukasi tentang kepemiluan dan pemilihan, karena RPP ini adalah upaya KPU sebagai penyelenggara untuk mendekatkan pemilu dan pemilihan kepala masyarakat (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
46

Tingkatkan Kompetensi Persiapan Pemilu Serentak Tahun 2024, KPU Lutra Mengikuti Rakor Pengutan Kelembagaan

Masamba - Dalam rangka meningkatkan kompetensi dalam persiapan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024, KPU Kabupaten Luwu Utara mengikuti rapat koordinasi pengutan kelembagaan yang digelar KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sul-Sel). Kamis 4 Oktober 2021. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal KPU Republika Indonesia Bernad Dermawan Sutrisno, Komisioner KPU Provinsi Sul-sel Divisi Perencanaan Data dan Informasi Uslimin, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Misna. M Attas, Sekretaris KPU Provinsi Sul-sel Adnan Tahir, para pejabat lingkup Sekretariat KPU Sulsel, para Sekretaris, Kasubag dan Staf Kabupaten/Kota se Sulsel. Kegiatan ini dimulai pada pukul 15.30. WITA berlangsung melalui zoom meeting. Dalam arahannya Sekjen KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno menghimbau kepada seluruh jaran Sekretariat agar membangun koordinasi yang baik secara eksternal maupun internal. "Kesuksesan dalam pesta demokrasi tidak bisa dilakukan sendiri oleh KPU, akan tetapi perlu melibatkan stakeholder dalam melakukan pengawasan untuk mendorong bersama sesuai dengan tugas-tugas masing-masing " Jelas Sekjen. Lanjut Sekjen menghimbau kepada seluruh ASN di lingkup Sekretariat KPU agar terus melakukan inovasi dan meningkatkan SDM serta terus semangat dalam melakukan tugasnya, sehingga apa yang menjadi tugas kita dalam memfasilitasi kegiatan KPU dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Selain itu lanjut Sekjen integritas, komitmen dan keterbukaan adalah modal utama sebagai ASN di Sekretariat KPU dalam mempersiapkan penyelenggara pemilu serentak tahun 2024 yang tantangannya semakin berat. Dalam rakor tersebut Sekjen KPU RI juga memberikan gambaran tentang mekanisme stktur kepegawaian, anggara, startegi KPU dalam mempersiapkan kebutuhan logistik dan tugas-tugas Sekretariat KPU. Dalam kegiatan tersebut Sekjen KPU RI juga membuka ruang diskusi tentang tantangan dan permasalahan serta meminta masukan dan kritik untuk perbaikan kedepannya. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
62

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Menjadi Momentum Refleksi Untuk Wujudkan Kecintaan Terhadap Bangsa

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) melakukan upacara Hari Kesaktian Pancasila 1Oktober 2021. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor KPU Lutra. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Lutra divisi Teknis Hayu Vandy, divisi Parmas dan SDM Rahmat, Sekretaris KPU Lutra Fitria para Kasubag dan Staf ASN dan Honorer. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hari ini yang bertindak sebagai pembina adalah Anggota KPU Lutra divisi perencanaan, data dan informasi Supriadi pemimpin upacara Staf Sekretariat KPU Asnur. Supriadi mengatakan bahwa pentingnya upacara pada hari kesaktian pancasila sebagai bentuk apresiasi kepada pahlawan pendiri bangsa Indonesia, serta mengenang seluruh jasa dan perjuangan pahlawan, demikian dikatakan Supriadi seusai melakukan upacara di kantor KPU Lutra, 1/10/2021. "Jadi Hari Kesaktian Pancasila harus kita jadikan bukti kecintaan kita kepada pancasila," ujarnya. Supriadi mengajak semua personil KPU agar menjaga nilai dan amanat yang terkandung dalam pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta dilingkungan sosial kita masing-masing. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya
59

Terwujudnya Data Pemilih yang Akurat KPU Lutra Rakor Bersama Satkeholder Bahas PDPB

Masamba - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) menggelar rapat koordinasi rekapitulasi data pemilih berkelanjutan (DPB) bersama dengan stakeholder. Kegiatan ini berlangsung diaula demokrasi Selasa, 28 September 2021. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Luwu Utara yang diwakili oleh Kabag OPS Kompol Anhar, Kementerian agama, Kadis Dukcapil, yang diwakili oleh Kabid Data Jusman, Ketua Bawaslu Muhajirin, dan Anggota, Kepala cabang dinas pendidikan wilayah IX Ketua KPU Syamsul Bachri mengatakan, daftar pemilih tetap (DPT) punya posisi penting dalam pemilu dan pemilihan. Ia tidak hanya menjamin hak dari pemilih, tetapi juga turut membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu atau pemilihan. Lanjut Syamsul menjelaskan bahwa rekapitulasi PDPB dilakukan setiap bulan sementara pleno yang melibatkan stakeholder dilakukan setiap 3 bulan sekali. "Jadi DPB merupakan pembaruan data pemilih untuk memudahkan proses pemutakhiran daftar pemilih pada pemilu dan pemilihan selanjutnya, sehingga dilakukan pemutakhiran secara rutin setiap bulan dan rakor bersama stakeholder setiap tiga bulan sekali" Jelas Syamsul. Syamsul pada kesempatan rakor tersebut juga mengajak para peserta rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi dan diskusi untuk berkerjasama mendukung kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sehingga didapat data yang valid dan akurat. "Melalui rakor ini kami mengharapkan adanya tanggapan masyarakat dari berbagai pihak atau stakeholder untuk memberikan saran dan masukan agar proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan kedepannya jauh lebih baik,” pungkas Syamsul. Ditempat yang sama Komisioner KPU divisi Perencanaan Data dan Informasi Supriadi menambahkan bahwa sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, khususnya pasal 20 huruf (l), KPU Kabupaten/Kota berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan perintah tersebut lanjut Supriadi, KPU Lutra berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan secara berkala dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan Pemutakhiran DPB ini terang Supriadi, kami membuka layanan pelaporan dan tanggapan masyarakat, baik secara online maupun secara offline, serta melakukan kerjasama dengan pihak terkait. Seperti MoU KPU Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Pendidikan yang kami telah tindaklanjuti bersama dengan melakukan koordinasi dengan kepala sekolah SMA dan SMK beberapa waktu lalu. "Pemuktahiran DPB ini kami lakukan dengan bekerjasama dengan stakeholder seperti, dukcapil, cabang dinas pendidikan SMA, SMK dan sederajat, polres, TNI, pengadilan agama, karena saat ini belum terbentuk PPK, PPS dan PPDP." Tutur Anggota KPU yang akrab disapa Uppi. Selain itu sebut Supriadi DPT adalah salah satu tahapan yang banyak mendapatkan perhatian publik, sehingga perlu dari awal ditertibkan dan dirapikan, sehingga melalui pemuktahiran DPB adalah salah satu langkah awal dalam upaya KPU untuk memperbaiki DPT kedepannya. Namun kendati demikian sebut Supriadi, mengakui hasil dari proses PDPB hasilnya belum maksimal, karena kami hanya mendapatkan data dari pihak terkait dan stakeholder, bukan dari hasil coklit dari rumah ke secara door to door yang dilakukan oleh PPDP, akan tetapi pihaknya yakin akan mengurangi potensi masalah klasik yang sering terjadi di pemilu atau pemilihan. Untuk diketahui sambung Supriadi hasil rekapitulasi jumlah DPB periode Agustus berjumlah 221.193 pemilih, terdiri dari 110.408 pemilih laki-laki dan 110.785 tersebar di 624 TPS, 15 kecamatan 173 desa/kelurahan. (Ramadhan Iqbal)


Selengkapnya